20100621

:foollove:

Kamu hanya ingin tahu kabarnya bahwa ia baik-baik saja. Tidak peduli dia kenapa dan menurutmu semua akan baik-baik saja.

Kamu mengetahui dia akan kembali biasa setelah menangis panjang di telpon genggammu.
Kamu menyadari bahwa kamu adalah obat termujarab sepanjang masa untuknya.
Untuk hatinya yang kemudian mudah sekali lelah.

Kamu sebenarnya tidak mengerti, bahwa dirinya sangat mengharapkanmu.
Kamu selalu lupa berkaca dan menemukan letak salahmu.
Membuatnya bosan mengangguk pasrah.

Kamu menuntutnya untuk selalu mengerti dan perjanjian itu berjalan satu arah.
Kamu terbiasa menganggapnya robot. Tidak punya rasa sedih, kecewa dan marah.
Kamu selalu berpikir seakan dia tidak butuh apa-apa lagi selain cintamu.
Kamu tidak pertahankan dirinya sebagaimana kamu tahu kalau dialah perempuan yang sudah jatuh padamu.



No comments: